post image
Si remaja ingin sekali dimengerti. Jadi siapkan diri Bunda untuk menjadi pendengar yang baik. Walaupun mereka terlihat cuek, tapi pasti ada satu waktu di mana dirinya akan bercerita/ Net
KOMENTAR

SI kecil lambat laun tumbuh menjadi anak remaja. Menginjak usia belasan tahun itu, banyak perubahan yang akan dialami mereka. Entah itu perubahan fisik, perilaku, dan lainnya.

Di usia remaja ini, anak membutuhkan dukungan luar biasa dari orangtua, terutama Bunda. Namun terkadang Bunda menganggap memasuki usia remaja adalah usia yang sangat riskan, sehingga terkadang anak-anak justru seperti "dipenjarakan".

Sebenarnya, saat menginjak usia remaja ini, ada 3 hal yang dibutuhkan anak dari Bunda. Apa saja?

1. Anggaplah bahwa mereka baik-baik saja

Di usianya ini, banyak tugas sekolah yang harus dikerjakan anak dan banyak pula tantangan yang harus dihadapi. Namun namanya Bunda, ada rasa khawatir jika anak tidak bisa melewati tantangan dan menyelesaikan tugas-tugas dengan baik.

Maksudnya sih ingin menunjukkan perhatian, tapi ternyata si remaja belum tentu membutuhkannya.

Seorang remaja penuh dengan semangat, sehingga kadang kala mereka ingin menghadapi semua hal secara sendiri. Biarkan saja mereka gagal, kemudian mencoba untuk bangkit kembali. Tugas Bunda hanya memastikan anak baik-baik saja, tanpa perlu banyak bertanya.

2. Ingin selalu dimengerti

Si remaja ingin sekali dimengerti. Jadi siapkan diri Bunda untuk menjadi pendengar yang baik. Walaupun mereka terlihat cuek, tapi pasti ada satu waktu di mana dirinya akan bercerita.

Nah saat waktu itu datang, tugas Bunda adalah menyimak semua ceritanya. Dengarkan saja dulu. Dan saat mereka meminta pendapat, barulah Bunda memberikan masukan tanpa harus menyudutkannya.

Cara ini juga mampu menjaga kedekatan antara Bunda dengan anak remajanya.

3. Biarkan anak bertanggung jawab dan memilih

Rasa egois anak remaja itu sangat tinggi. Mereka begitu yakin, di usianya tersebut sudah cukup mampu untuk membuat pilihan sendiri, bertanggung jawab atas dirinya, bahkan mengembangkan kemampuan dengan caranya sendiri.

Bunda, di sinilah kesempatan untuk membantu anak mengontrol dirinya sendiri, saat semua sudah terlalu "kebablasan". Persiapkan diri Bunda untuk menerima semua kegagalannya, sehingga anak yakin bahwa Bunda menjadi satu-satunya tempat mereka berlindung.

Anak remaja memang sulit sekali dikontrol atau diatur. Jadi berikanlah sedikit kelonggaran dan jangan "memenjarakannya" dengan berbagai macam aturan.

Saat anak telah siap dengan segala perubahan yang mereka hadapi, maka ia akan lebih mantap untuk menatap masa depannya.

Close X

Bunda Punya Sifat Pengekang? Kenali Tanda dan Alasan untuk Berubah Agar Anak Bahagia

Sebelumnya

11 Tata Krama yang Wajib Diajarkan Pada Buah Hati, Mengetuk Pintu Salah Satunya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Parenting