post image
Nadiem Makarim mengunggah foto dua anaknya yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka. Foto: Instagram Nadiem Makarim.
KOMENTAR

SETELAH beberapa bulan pembelajaran dilakukan secara daring, sudah beberapa waktu ini, beberapa sekolah yang telah lolos seleksi bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan prokes ketat dan berbagai peraturan.

PTMT tak hanya dibuka untuk pendidikan tingkat tinggi saja, tapi beberapa sekolah dasar dan taman kanan-kanak pun sudah mulai melaksanakan PTMT. PTMT terbatas sendiri mulai dilaksanakan salah satunya karena pemerintah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang kian kondusif.

Uniknya, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang pastinya paham adanya pro dan kontra tentang PTM Terbatas, Nadiem ternyata punya cerita sendiri ketika anaknya mengikuti PTM Terbatas.

Lewat unggahan di media sosial instagram, Nadiem yang kerap disapa Mas Menteri ini mencurahkan perasannya.   

“Saya hampir menangis melihat kedua anak saya kembali sekolah untuk mengikuti PTM Terbatas. Sejak masuk sekolah lagi, saya melihat perilaku mereka menjadi lebih tenang dan santun. Dan yang terpenting, mereka sekarang lebih ceria dalam kesehariannya. Tentu saya paham dengan risikonya karena pandemi masih berlangsung, tapi sebagai orang tua saya harus memprioritaskan perkembangan dan kebahagiaan mereka,” tulis Nadiem di akun instagramnya.

Mengetahui perasaan Mas Menteri tentang PTM Terbatas, sontak unggahan ini mendapatkan respon dari followersnya.

Setuju paakk!!!! Prioritas anak itu perkembangan dan kebahagiaan. Yg penting protokol ketat🙌,” tulis akun @taniawardani.

Sama pak, walau baru isi form aja saya dan anak saya bahagia bngt berharap sekolah anak saya bisa tatap muka secepatnya, setiap hari anak saya sll tanya kapan zoom di sekolah ibu, aku pengen ke sekolah (padahal udh dijelaskan kalau ke sekolah ga akan zoom cm karena selama ini dia belajar hanya lewat zoom jadi pikirnya kesekolah juga zoom),” ungkap akun @fashion_sikecil.

Betul bapak. Anak saya mulai masuk sekolah TK B dg tatap muka terbatas, dan saya lihat perubahannya. Skrg menjadi lebih ceria, semangat belajar, dan rasa cinta kasihnya pada sesama menjadi lbj terlihat. Anak-anak tidak hanya butuh mama dan keluarganya, tapi mereka sangat membutuhkan teman. Terharu,” tulis akun @ulirizky.

Bunda sendiri gimana? Sama kayak Mas Menteri?

Close X

Saat Orangtua Beda Pendapat dengan Anak Remaja, Ini Tips Menyikapinya dengan Santun

Sebelumnya

Plus Minus Beragam Jenis Gula yang Perlu Bunda Ketahui

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family