post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

KOMUNIKASI merupakan kunci sukses untuk mendekatkan hubungan orangtua dengan anak. Bahkan saat anak masih bayi, komunikasi ternyata punya banyak manfaat.

Mengajak bayi berkomunikasi memang bukan hal yang rumit. Tapi kadang orangtua bertanya-tanya, memangnya dia sudah mengerti, ya?

Tidak apa Ayah Bunda, ajak terus bayi berkomunikasi. Jangan anggap mereka tidak mengerti, karena mengutip laman Raising Children, bayi bisa diajak berbicara tentang hal-halnyang terjadi di rumah. Atau sekadar bicara tentang aktivitas Ayah Bunda sehari-hari, baik di rumah maupun di kantor.

Nah Ayah Bunda, ini beberapa manfaat mengajak bayi ngobrol:

1. Memperbanyak perbendaharaan kata

Saat mengajak bayi ngobrol, mereka akan menyimak dengan serius, kemudian menyerap suara, bahasa, serta nada bicara orangtuanya. Jadi, bayi mengerti loh saat Ayah Bunda senang atau sedih.

Suara, bahasa, dan nada bicara itu kemudian disimpannya di dalam otak. Saat mereka sudah dalam tahapan belajar bicara, perbendaharaan katanya sudah banyak.

Sebuah penelitian membuktikan, anak yang sudah aktif diajak berkomunikasi sejak bayi memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik dibandingkan yang tidak.

2. Pandai berekspresi

Saat orangtua berbincang di depan bayi, biasanya mereka akan menyimak dengan baik apa yang dikatakan orangtuanya. Responnya pun mulai terasah.

Ketertarikan itu akan berlangsung hingga mereka beranjak besar. Setiap melihat Ayah Bunda berbicara, mereka akan menunjukkan ekspresi ketertarikan yang sangat besar.

3. Merangsang otak bayi

Mengajak bayi berbicara ternyata bisa merangsang perkembangan otaknya. Utamanya kemampuan menyimpan banyak bahasa dan berkomunikasi yang lebih aktif lagi nantinya.

4. Memperbanyak sambungan sinaps

Saat bayi diajak ngobrol, maka sinaps yang ada di otak si kecil akan bereaksi dan terhubung. Semakin banyak bahasa yang didengar, maka semakin banyak pula sambungan sinaps yang terbentuk.

Sinaps ini akan menjadi kunci kecerdasan berbahasa. Kemampuan komunikasi yang terasah sejak kecil akan sangat bermanfaat untuk mempelajari hal lainnya.

Tapi, berbicara dengan bayi punya caranya sendiri, ya. Begini cara yang benar mengajak bayi berbicara:

1. Berbicara sesering mungkin. Gunakan waktu luang Ayah Bunda untuk mengajak bayi berbincang. Karena semakin sering bayi diajak berbicara, saat besar nanti akan banyak juga kosakata yang dimiliki.

2. Berbicara dengan nada bayi. Gunakan nada bicara yang benar, yaitu dengan nada yang agak tinggi dan penekanan di akhir kata.

3. Berbicara berdua saja. Buka komunikasi berdua saja, antara Bunda dengan bayi atau Ayah dengan bayi. Jadi anak akan mengerti dan mengenal suara orangtuanya.

4. Beri perhatian. Ketika bayi membalas komunikasi Ayah Bunda, perhatikan dengan seksama. Jangan memalingkan wajah, karena bayi perlu tahu kalau orangtuanya memperhatikannya.

5. Saat mengobrol, tatap mata bayi. Dengan begitu, bayi akan merespon dengan benar semua ucapan Ayah Bunda.

6. Batasi gadget dan televisi. Sebisa mungkin hindari bayi dari gadget dan televisi, dengan alasan memperkaya kosakata. Lebih baik, ajak bayi ngobrol secara langsung jika ingin mereka pintar berbahasa.

7. Ngobrol ala orang dewasa. Usahakan mengajak bicara bayi layaknya dengan orang dewasa. Jadi dia akan paham bahasa yang dipakai sehari-hari oleh keluarganya.

Sedih Loh Bun, 3 Hal Ini Bikin Anak Merasa Kesepian

Sebelumnya

Ingin Punya Anak Percaya Diri? Seringlah Sampaikan Kalimat-kalimat Berikut Ini

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Parenting