post image
Membeli rumah bagi generasi milenial bukan hal yang mustahil, namun perlu pertimbangkan sejumlah hal sebelum mebeli/Net
KOMENTAR

RUMAH merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Saat ini, tidak sedikit generasi milenial yang sudah mulai peduli dan berkeinginan untuk membeli rumah.

Bukan hal yang mustahil bagi generasi milenial untuk bisa membeli rumah tinggal, selama memiliki perencanaan keuangan yang baik.

Konsultan perencana keuangan Prita Ghozie melalui akun Instagramnya beberapa waktu lalu membagikan lima tips bagi milenial yang ingin membeli rumah tinggal.

1. Pahami Kemampuan Finansial

Rumah impian masing-masing orang pasti berbeda. Namun Prita menekankan satu prinsip utama sebelum membeli rumah yakni "jangan halu", alias jangan terlalu berimajinasi lebih dari kemampuan diri.

"Secara finansial, harga rumah yang mampu dibeli umumnya maksimal 5x penghasilan setahun," tulis Prita.

"Sedangkan DP (uang muka) untuk pembelian rumah yang ideal adalah minimal 20 persen dari harga rumah tersebut," sambungnya.

Di sisi lain, yang juga perlu diperhatikan adalah kita sebagai generasi milenial yang akan membeli rumah, adalah memastikan bahwa kita memiliki penghasilan untuk setidaknya lima tahun ke depan.

2. Pahami Kebutuhan

Saat membeli rumah, ada beberapa pertibangan non-finansial yang juga penting untuk diperhatikan, seperti:

Bentuk: landed house atau apartemen

Lokasi: Ingin lebih dekat ke suatu tempat tertentu, misalnya dekat rumah orangtua.

Konsep: rumah dengan konsep minimalis, bertumbuh atau konsep lainnya.

Pembangunan: rumah bangun sendiri atau membeli jadi dari developer

Infrastruktur: dekat dengan jalan utama, akses transportasi, fasilitas kesehatan dan sebagainya.

"Semua poin tersebut akan berujung pada uang," tambah Prita.

3. Siapkan Uangnya

Membeli rumah tidak seperti membeli barang elektronik atau gadget, karena memerlukan pertimbangan finansial yang matang serta dengan perhitungan yang baik.

Prita menjelaskan, hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah uang muka alias DP. Perlu komitmen untuk bisa mengumpulkan DP, mulai dari tabungan, gaji atau jual mobil.

Setelah bisa mengumpulkan DP, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah proses mencicil rumah.

Mencicil rumah bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman seperti KPR atau KTA. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses ini adalah tenor, suku bunga dan juga biaya adminnya.

"Sedangkan untuk yang mendapat bantuan dari orangtua, pastikan kamu mampu membayar biaya pemeliharaan rumah," jelas Prita.

4. Saatnya Memilih Rumah

Membeli rumah tidak bisa asal dan tergesa-gesa.

"Beli hunian itu seperti memilih jodoh, jangan asal-asalan atau tergesa-gesa," kata Prita.

Perlu rajin datang ke pameran properti dan mencari informasi properti.

Sedangkan jika berencana untuk membangun sendiri, perlu untuk cek vendor arsitek kontraktor rumah serta window shopping soal fasilitas pinjaman.

5. Perjuangan Setelah Punya Rumah

Masa setelah memiliki rumah tinggal hingga lunas merupakan masa yang akan menguji komitmen.

"Jika dibantu dengan fasilitas pinjaman, cicil maksimal 30 persen dari penghasilan serta sudah siap mengatur budget bulanan yang naik minimal 10 persen dari sebelum punya rumah tinggal," jelasnya.

Meski tampak rumit dan membutuhkan komitmen finansial yang kuat, bukan tidak mungkin generasi milenial bisa membeli rumah tinggal yang diimpikan.

"Salah satu tantangan berat milenial di awal perjuangannya adalah memiliki rumah tinggal pribadi,". kata Prita

"Namun aku percaya bahwa setiap orang berhak untuk memiliki rumah milik sendiri dengan berbagai daya upaya. Jika saat ini belum terwujud jangan putus asa. Jika Saat ini sudah terwujud tapi belum sesuai impian, jangan lupa untuk bersyukur,". tandasnya.

Close X

Do and Don't Saat di Meja Makan

Sebelumnya

Utang Menumpuk, Tabungan Nol? Yuk Coba Terapi Keuangan!

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Farah Family