post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

KONFLIK dan pertengkaran seringkali dianggap sebagai hal negatif dan harus dihindari. Banyak orang yang melihat konflik atau permasalahan adalah celah bagi sebuah pasangan untuk tidak lagi seiya sekata.

Namun penelitian justru menunjukkan bahwa proses konflik dan perdebatan itu memfasilitasi kesadaran dan pembicaraan atas perspektif orang lain. Oleh karena itu, penting diingat bahwa konflik atau pertengkaran bisa jadi manfaat bagi hubungan sebuah pasangan.

Di bawah ini dijabarkan beberapa manfaat dari konflik atau pertengkaran yang terjadi:

1. Membangun Kepercayaan

Saat berargumen, diri kita dan pasangan dilatih untuk saling mendengarkan. Di sinilah sebenarnya terbentuk rasa saling percaya yang semakin kuat antara satu dengan yang lainnya.

2. Membuat Semakin Dekat

Coba lihat semua pertengkaran dan konflik dari sisi positifnya. Kalian akan menjadi saling terbuka dan memahami apa yang kalian rasa. Saat berargumen, kalian pastinya merasakan marah atau efek negatif lainnya. Tapi setelahnya, bisa jadi intimasi diri kita dengan pasangan bisa meningkat.

3. Membuat Tahu Bagaimana Harus Bersikap

Saat bertengkar, diri kita dan pasangan akan saling mengungkapkan perasaan, pendapat, dan lainnya. Walaupun prosesnya tidak menyenangkan, tapi hal ini akan membuat kalian semakin paham karakter pasangan serta pandangan pribadinya terhadap beberapa hal.

4. Konflik Tidak Selalu Berarti Ancaman

Ubah dengan melihatnya sebagai suatu momen untuk meningkatkan kualitas hubungan kamu dan pasangan. Bukan cuma soal memahami diri pasangan, tapi ini juga menjadi proses kita untuk memahami diri sendiri.

5. Tenangkan Diri dan Fleksibel

Menenangkan diri penting agar emosi kalian netral dan diskusi bisa lebih sehat. Sikap fleksibel juga dapat memudahkan kalian dalam mengambil jalan tengah, walaupun tidak sepenuhnya sesuai keinginan tapi tetap baik untuk menjaga pernikahan.

 

Close X

Luncurkan Finding My Self, Wirda Mansur: Lepaskan Sedih, Temukan Jati Diri

Sebelumnya

Tips Hemat Selama Pandemi ala Mike Rini: Lakukan Prinsip 'Hilang-Kurang-Ganti'

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Family