post image
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sebuah kesempatan.
KOMENTAR

MENTERI Pertanian, Andi Amran Sulaiman adalah satu-satunya menteri yang berani memberantas mafia pangan.

Pujian itu disampaikan anggota DPR RI, Charles Simaremare, seperti disampaikannya kepada media baru-baru ini.

“Di mana-mana Pak Amran selalu teriak memberantas mafia pangan. Itu sebuah keberanian yang harus diapresiasi,” ujar Senator dari Provinsi Papua itu, Minggu (26/5).

Bagi Charles, komitmen Amran dalam menghapus mafia pangan yang selama ini menggurita sangat luar biasa. Amran dengan berani memasang badan menghadapi kelompok mafia pangan ini.

“Mafia pangan jangan coba main-main di masa Pak Amran. Sudah banyak juga diproses hukum,” ujar Charles.

Charles menuturkan, keberanian Amran Sulaiman memberantas mafia pangan menjadi kunci pertumbuhan pertanian Indonesia.

Dia juga menambahkan, sudah sepatutnya keberanian Amran Sulaiman memberantas mafia pangan mendapat dukungan dari semua kalangan.

Keberanian menindak mafia pangan, kata dia lagi, adalah bukti keberpihakan Amran kepada petani dan masyarakat.

Pujian juga disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Roem Kono.

Secara khusus Roem memuji keberhasilan Indonesia mengeskpor komoditi jagung yang baru terjadi setelah Amran menjadi Menteri Pertanian. Tahun lalu, Indonesia mengekspor lebih dari 300 ribu ton jagung.

Selain berhasil mendongkrak produktivitas jagung, Amran juga dipuji sebagai menteri yang memiliki banyak terobosan dan inovasi dalam mengelola pertanian.

“Pola pertanian tradisional menjadi mekanisasi, pembangunan irigasi di mana-mana sesuai visi Presiden Jokowi yang gencar membangun infrastruktur, peraturan yang dianggap kendala juga banyak dicabut,” urai Roem Kono.

Selain itu, masih kata Roem Kono, gaya kepemimpinan Amran juga berhasil mengubah kinerja kementerian yang dipimpinnya menjadi lebih baik dari periode sebelumnya.

China Segera Ciptakan Vaksin Baru yang Paling Efektif untuk Semua Varian Covid

Sebelumnya

Malala Minta Dunia Tidak Berkompromi dengan Taliban Soal Hak Pendidikan Perempuan Afghanistan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News