post image
KOMENTAR

BUKAN saja cantik dan lembut, tetapi dia juga perkasa. Perjuangannya atas landasan cinta kepada rakyatnya pada Perang Kusamba  membuat ia dijuluki Wanita Besi. Dia memimpin Bali pada tahun 1814 sampai 1850.

Julukan Wanita Besi diberikan oleh pihak militer Belanda. Lewat Perang Kusamba (24-25 Mei 1849), perempuan kelahiran Klungkung ini berhasil menewaskan Mayor Jenderal A.V. Michiels, seorang perwira Militer belanda yang berhasil memadamkankan dua perang besar yakni Perang Jawa yang dipimpin Pangeran Diponegoro serta Perang Padri yang digagas Tuanku Imam Bondjol di Minangkabau. Selain Wanita Besi dia juga dikenal sebagai "Ratu Perawan Klungkung."  Belanda mengakui kehebatannya, sehingga Bali tidak lagi dianggap remeh oleh orang Belanda.

Ida I Dewa Agung Istri Kanya  merupakan putra dari Ida I Dewa Agung Putra yang dikenal juga dengan nama Ida I Dewa Agung Putra Kusamba (karena berkeraton di Kusamba). Ibunya berasal dari Karangasem bernama I Gusti Ayu Karang (I Gusti Ayu Pelung).  Dia memiliki satu adik laki-laki bernama Dewa Agung Putra yang juga dikenal dengan nama Ida I Dewa Agung Putra Balemas.

Selain memimpin Kerajaan Klungkung, Ida I Dewa Agung Istri Kanya ternyata senang membuat kidung. Karya-karyanya yang terkenal antara lain, Pralambang Bhasa Wewatekan dan Kidung Padem Warak, yang mengisahkan peristiwa-peristiwa yang paling berkesan dalam hidupnya. Juga ada Wirat Jagatnatha, Sragdhara, Sarddhula, Bhasanta, Asualalita, Merddhu Komala, Pratitala dan Sronca, Wairat, Cikarini, Reng Lalita, Tebusol. 

Perjuangannya melawan Belanda, sikap pantang menyerah, serta mencintai rakyatnya, telah menoreh kenangan di hati masyarakat Bali. Namun, ternyata  Ida I Dewa Agung Istri Kanya belum tercatat sebagai pahlawan nasional. 

Ia meninggal di usia senjanya pada tahun 1871. Sampai saat ini masyarakat Bali mengenangnya sebagai pejuang perempuan yang gagah berani dan sangat bijaksana.(F)

Jilbab Bukan Penghalang Wanita Muda Malaysia Ini Untuk Bergulat Di Atas Ring

Sebelumnya

Siapa Yang Paling Menderita Pasca Pembatasan Ketat India Di Kashmir?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Women World