post image
KOMENTAR

DI era yang semakin canggih ini, berpose dengan kamera sudah menjadi trend. Tidak cuma anak remaja, kita para orangtua pun senang memotret diri atau berselfie dalam setiap kesempatan.

Sebenarnya, dari mana mulanya budaya berselfie?

Mengabadikan diri sendiri dengan perangkat elektronik (self-portrait atau disingkat selfie) sebenarnya bukan hal baru.  Orang yang pertama kali mengabadikan dirinya dengan perangkat elektronik itu adalah Robert Cornelius pada tahun 1839. Wah, berarti berselfie bukan trend masa kini, dong.

Robert, ahli Kimia dan Metalurgi dari Philadelphia, melakukan foto selfie dengan kameranya. Kamera yang digunakannya merek Daguerreotype yang diciptakan oleh orang Perancis, Louis Daguerre. Robert mengambil potret dirinya di depan toko silver-plating keluarganya di kota itu. Saat itu tidak ada remote shutter, karena kameranya masih primitif. Jadi Robert harus berlari ke depan kamera setelah melepas penutup lensa.

Untungnya, cara pengambilan gambar pada masa itu juga belum secepat saat ini. Robert harus duduk tenang di depan kamera selama kurang lebih satu menit, lalu  kemudian ia masih punya waktu untuk kembali ke kamera dan menutup lensanya. Kebayang kan, bagaimana repotnya.

Di bagian belakang foto itu dia menulis: "Gambar cahaya pertama yang pernah diambil. 1839." Foto Robert itu kini disimpan di Library of Congress di Washington DC. Foto inilah yang diyakini sebagai foto selfie pertama di Amerika.

Ada lagi Oscar Rjelander, seorang fotografer terkenal asal Swedia. Dia juga memoto dirinya sendiri sekitar tahun 1850.

Juga ada foto selfie remaja yang pertama, Putri Kekaisaran Rusia, Anastasia Nikolaevna. Anastasia mengambil gambar dirinya lewat kamera kotak portabel Kodak Brownie pada tahun 1900. Caranya, ia mengambil fotonya sendiri melalui cermin. Foto itu pun dikirim kepada temannya. Dalam surat yang dikirim bersama foto itu Anastasia sempat menulis: "Saya mengambil foto ini menggunakan cermin. Sangat susah dan tangan saya gemetar."

Orang lain yang juga memotret dirinya sendiri adalah Joseph Byron Pendiri Perusahaan Byron. Ia berselfie di tahun 1909.

Tarian Nasional Indonesia Pukau Warga Denmark dalam Indonesian Bazaar and Cultural Day 2019 Kopenhagen

Sebelumnya

Horas Samosir Fiesta Indahnya Alam Samosir

Berikutnya

KOMENTAR ANDA