post image
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun
KOMENTAR

TANGGAL 15 Mei setiap tahun diperingati bangsa Palestina sebagai Hari Nakbah atau Hari Kehancuran untuk menandai kekalahan Palestina dalam perang melawan Israel yang berlangsung dari bulan Desember 1947 hingga Januari 1949.

Tanggal 15 Mei 1948 dijadikan penanda kekalahan itu karena sehari sebelumnya, 14 Mei 1948, Israel berhasil mengumumkan kemerdekaan mereka atas sebagian wilayah Palestina yang dimandatkan kepada Inggris dari tahun 1920.

Diperkirakan tak kurang dari 700 ribu orang Palestina melarikan diri meninggalkan tanah kelahiran dan negeri mereka sepanjang perang yang berkecamuk selama dua tahun itu.

“Yang zalim adalah pihak Israel dan yang tertindas adalah Palestina. Sudah 71 tahun kami tertindas. Amerika Serikat pun selalu menekan kami dengan cara berdiri bersama Israel,” ujar Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, dalam pringatan Hari Nakbah di Kedutaan Besar Palestina  di Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Apa yang dilakukan Israel dan didukung Amerika Serikat merupakan pelanggaran internasional yang tidak dapat diterima. Sayangnya, sambung dia, dunia seolah terdiam.

“AS tidak pernah mendukung kami. Mereka mendukung Israel dalam penjajahan ini. Ini sebuah pelanggaran internasional yang tidak bisa kami terima. Bahkan seolah-olah dunia ini hanya terdiam tidak bisa melakukan apapun,” kata dia lagi.

Dubes Al-Shun  menegaskan bahwa Palestina akan tetap kuat dalam upaya merebut kemerdekaan dari tangan Israel.

“Susah dan sulit serta payah kami menghadapi kejadian demia kejadian ini. Ditambah lagi AS tidak mendukung kami. Bahkan mereka terus menginjak-nginjak kami. Selama 71 tahun kami hidup seperti ini, selalu terjajah, terpecah hingga (mengungsi) ke seluruh dunia,” jelasnya.

“Kami terus berjuang untuk bangkit, untuk mendapatkan hak-hak kami,” tandas Al-Shun. (F)

Cristiano Ronaldo Sumbang 1,5 Juta Dolar AS untuk Warga Jalur Gaza di Bulan Ramadhan

Sebelumnya

Festival Budaya “Jelajah Nusantara” Meriah Dan Pikat Hati Warga Tiongkok

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News World