post image
KOMENTAR

HABIT is repetition. Kebiasaan manusia terbentuk dari perilaku yang berulang-ulang selama belasan hingga puluhan tahun.

Kebiasaan itu kemudian menjadi bagian dari gaya hidup. Jika kebiasaan itu bersifat positif, kita bersyukur karena di saat dewasa dan hari tua, kita dapat menjalani pola hidup positif. Sebaliknya, ketika yang melekat di diri kita adalah bad habit, maka bersiaplah kita untuk kerepotan dan kesulitan memperbaiki kesalahan yang terlanjur ‘mendarah daging’.

Salah satu yang menjadi habit adalah perilaku makan. Kita dapat menjadi gemuk bahkan overweight akibat mengulang kebiasaan makan seumur hidupnya. Ketika menemukan masalah kesehatan terkait kondisi tubuh yang kelebihan berat badan, diet demi diet dijalani, tapi keluhan kita sama: tidak ada yang berhasil. Penyebabnya tentu saja karena perilaku makan yang sudah menjadi kebiasaan itu tidak bisa diganti begitu saja.

Pertanyaannya kemudian adalah, apakah kita bisa ‘memutus’ habit?

Tentu saja bisa. Dikutip dari Instagram @golangsing, selama determinasi dan konsistensi kita terjaga, maka kita sanggup membalik berbagai kebiasaan buruk tersebut. Untuk bisa melangsing, kita harus memimpin diri kita dengan pikiran. Katakan dan yakinkan bahwa kita ingin melangsing dan bisa melangsing. Dan buang segala keraguan.

Ya, usaha kita sekeras apapun tidak akan berhasil jika kita merasakan keraguan. Karena keraguan yang menyeruak, walaupun hanya setitik, akan memunculkan berbagai alasan untuk tidak mengubah habit kita. Kita akan sibuk berpikir bagaimana mengatasi kesulitan yang akan dihadapi. Sebaliknya, dengan kita merasa yakin, maka energi dan pikiran kita akan terfokus dalam semangat melangsing tersebut.

Memutus rantai kebiasaan buruk yang sudah dijalani puluhan tahun tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Buatlah inner circle berisi mentor, motivator, dan peer yang mendukung langkah kita melangsing. Sehingga saat kita gagal atau merasa lelah, kita akan segera bangkit lagi. “Perlu diingat, orang yang gagal adalah orang yang berhenti mencoba,” ujar Nunny Hersianna, CEO dan Founder Golangsing, penulis buku HAPPY EATING Golangsing. (F)

Mengenal Transplantasi Sumsum Tulang Belakang

Sebelumnya

Kecemasan Sebagai Perintang Kehamilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health World