post image
KOMENTAR

NAMANYA Raizal Rais. Di dunia fashion tanah air, ia dikenal sebagai Raizal “Boeyoenq”.

Pria berdarah Minang kelahiran Jakarta 64 tahun lalu ini adalah cerita lain di balik kemeriahan perayaan ulang tahun pertama Majalah Moeslim Choice di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin Jakarta, tadi malam (Rabu, 12/12).

Penggagas Komunitas Disainer Etnik Indonesia (KDEI) itu sejak 12 tahun lalu mengalami permasalahan serius dengan indera penglihatannya.

Kini ia hanya bisa melihat berkas cahaya. Namun itu bukan kendala bagi Boeyoenq untuk terus berkarya.

“Saya merancang busana di pikiran saya, lalu saya sampaikan kepada istri dan asisten yang membantu,” ujar Boeyoenq.

Itu jawaban Boeyoenq atas pertanyaan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tentang bagaimana ia bisa terus berkreasi di tengah kendala penglihatan.

“Proses kreatif ini tidak boleh berhenti,” ujar Boeyoenq yang baru-baru ini mulai memproduksi sandal Omiles dengan bahan yang bagus digunakan saat mengambil wudhu.

Dalam peringatan ulang tahun pertama Moeslim Choice itu, Boeyoenq mengkordinir peragaan busana. Dia menampilkan tiga busana muslim yang menggunakan kain batik Loempo dari Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Selain Boeyoenq, enam disainer lain yang menampilkan karya mereka adalah Ida Leman, Ratu Anita Soviah, Hida Jashari, Lily Maria Sari, Nia Hussain, dan  Dimas Mahendra.

Ayuma Sabet Gelar “Face of Asia” di Seoul

Sebelumnya

Tampil Cantik Berseri Bersama Wall Street English Pondok Indah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Fashion World